Minggu, 24 November 2019

Dampak Sosial Media Terhadap Kalangan Remaja

     Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.


v Dampak Positif Sosial Media
       Di antara dampak positif sosial media adalah sebagai berikut:

  1. Memperluas jaringan pertemanan. Berkat situs media sosial ini remaja menjadi lebih mudah berteman dengan orang lain di seluruh dunia. Meskipun sebagian besar diantaranya tidak pernah mereka temui secara langsung.
  2. Remaja akan termotivasi untuk belajar mengembangkan diri melalui teman-teman yang mereka jumpai secara online, karena mereka berinteraksi dan menerima umpan balik satu sama lain. 
  3. Memudahkan dalam memperoleh informasi. Remaja menjadi mudah untuk memperoleh informasi yang ada di internet karena adanya blog ataupun website. Selain itu sosial media juga bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain. 
  4. Situs jejaring sosial membuat anak dan remaja menjadi lebih bersahabat, perhatian dan empati. Misalnya memberikan perhatian saat ada teman mereka berulang tahun, mengomentari foto, video dan status teman mereka, menjaga hubungan persahabatan meski tidak dapat bertemu secara fisik. 
  5. Bisa di jadikan tempat iklan bagi remaja yang melakukan usaha online. Saat ini sosial media telah memberikan layanan iklan. Seperti blogger, facebook, twitter dan lainnya bisa menempatkan iklan di situs tersebut.
v Dampak Negatif Sosial Media
       Berikut ini adalah dampak negatif sosial media terhadap remaja:

  1. Remaja menjadi kecanduan untuk menggunakan jejaring sosial tanpa tahu waktu. Kebanyakan apabila seorang remaja menggunakan jejaring sosial, mereka bisa saja berjam-jam untuk menggunakannya.
  2. Remaja menjadi malas berkomunikasi di dunia nyata. Tingkat pemahaman bahasa pun menjadi terganggu. Jika remaja tersebut terlalu banyak berkomunikasi di dunia maya. 
  3. Situs jejaring sosial akan membuat remaja lebih mementingkan diri sendiri. Mereka menjadi tidak sadar akan lingkungan di sekitar mereka, karena kebanyakan menghabiskan waktu di internet. Hal ini dapat mengakibatkan menjadi kurang berempati di dunia nyata. 
  4. Menjadikan seorang remaja menjadi malas belajar karena sering menggunakan jejaring sosial untuk bermain game yang ada di situs tersebut. Facebook menyediakan layanan game yang membuat remaja menjadi kecanduan game. 
  5. Menyebabkan kurangnya sopan santun remaja saat ini. Dengan adanya media sosial, semakin banyak para remaja yang menggunakan bahasa yang tidak sepantasnya. Dan bagi remaja yang masih polos, tentu akan menganggap bahwa bahasa tersebut adalah bahasa modern anak zaman sekarang. 
            Menurut saya pribadi dampak positif dan negatif sosial media di atas tidak akan terjadi apabila remaja itu pandai memanfaatkan sosial media tersebut dengan baik dan benar. Selain remaja itu sendiri yang bisa mengaturnya namun lingkungan juga bisa menjadi faktor penting mendorong remaja dan dampak yang di dapatkan.

Penerapan Teknologi Informasi Dalam Layanan Konseling

         Konselor dapat menggunakan komputer sebagai alat bantu dalam menyusun, mencari dan mengolah data. Pelayanan konseling ditujukan untuk memecahkan masalah dan mencegah timbulnya masalah. Teknologi informasi mampu menunjang layanan konseling agar lebih efektif. Maka dari itu, konselor harus selalu meningkatkan kemampuannya dalam menggunakan teknologi yang berkembang saat ini.


            Handarini (2006)  menyatakan bahwa “Teknologi dan internet dapat diterapkan dalam layanan konseling, yaitu :
v  Layanan appraisal.
v  Layanan informasi.
v  Layanan Konseling.
v  Layanan konsultasi.
v  Layanan perencanaan, penempatan, dan tindak lanjut.
v  Layanan evaluasi.

            Layanan informasi yang merupakan kegiatan layanan konseling yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada siswa, dan mengembangkan keterampilan siswa dalam mencari informasi personal-sosial, karier, pendidikan. Dengan menggunakan teknologi informasi akan membantu konselor memberikan informasi dengan cepat kepada konseli kapan saja serta konseli pun dapat mencari informasi saat diperlukan.

            Menurut Agus Triyanto dan Maman Soemantri (2006), menyatakan beberapa kelebihan dan kekurangan layanan konseling melalui teknologi informasi yaitu :

            Kelebihan atau keuntungan layanan konseling melalui teknologi informasi, diantaranya :
v  Pelayanan melalui teknologi informasi mudah di akses.
v  Tidak membutuhkan biaya transportasi.
v  Mengurangi kesulitan jadwal yang berkaitan dengan program kelompok.
v  Konseli lebih mau terbuka berbicara tentang masalahnya karena ia tidak mau berkomunikasi secara tatap muka, sehingga ia dapat lebih siap dan terbuka.
v  Konselor dapat menyesuaikan kesiapan konseli dalam mengambil tindakan yang diperlukan, memotivasi diri, dan meningkatkan keterampilan konseli.
v Setelah klien membuka komunikasi via teknologi informasi awal, maka konselor berinisiatif untuk memulai suatu kontak berikutnya sehingga ia dapat menciptakan suatu taraf terapis berupa dukungan sosial dan klien bertanggung jawab selama proses penyembuhannya.

            Adapun kelemahan dari penggunaan layanan konseling melalui teknologi informasi, diantaranya :
v  Konselor tidak dapat memastikan bahwa konselinya benar-benar serius atau tidak.
v Diperlukan perangkat khusus agar layanan konseling melalui teknologi informasi dapat terlaksana dan perangkat tersebut tidak murah, sehingga tidak semua orang dapat memanfaatkannya.
v  Informasi yang diterima dan diberitakan sangat terbatas, komunikasi satu arah sehingga ada kemungkinan terjadi kesalahpahaman.
v  Kegiatan konseling melalui teknologi informasi dapat menimbulkan jarak baik secara fisik maupun psikis diantara konselor dan klien.

v Permasalahan yang dihadapi oleh konseli beraneka ragam dalam emosi sehingga kadang-kadang konselor mengabaikan segi-segi yang penting dalam proses konseling.


Kamis, 14 November 2019

Rekomendasi 3 Drama Korea Ter-Baper 2019


1. Extraordinary You


            Drama korea ini lagi tayang loh! Extraordinary You mengusung 4 genre, yakni kehidupan sekolah, romantis, komedi dan fantasi ini akan mengisahkan kehidupan gadis remaja yang ternyata hanyalah sebuah karakter di sebuah komik.
            Mengisahkan seorang gadis SMA berusia 17 tahun bernama Eun Dan Oh yang berasal dari keluarga kaya. Meskipun kaya tapi ia menderita penyakit jantung yang akan membuatnya tidak akan hidup melewati masa remajanya.
            Eun Dan Oh menyadari bahwa dia juga mengalami masalah dalam ingatannya dan dia mengetahui bahwa dirinya hanyalah karakter dalam webtoon Korea dan semua tindakannya telah ditentukan sebelumnya oleh seniman yang menggambar nya.

2. Rookie Historian Goo Hae Ryung


            Drama korea yang baru tamat bulan September ini memiliki cerita yang menggabungkan genre sageuk, romance, dan isu mengenai stereotip gender. Rookie Historian Goo Hae Ryung merupakan drama korea yang bercerita mengenai seorang calon sejarahwan wanita Goo Hae Ryung dan pangeran Lee Rim yang secara diam-diam merupakan penulis novel populer.
            Ceritanya bekisah tentang perjuangan Goo Hae Ryung sebagai perempuan yang ingin menjadi seorang sejarahwan pada abad ke-19 di masyarakat yang masih sensitif dengan permasalahan gender. Seiring perjuangan Goo Hae Ryung dalam memperjuangkan cita-citanya, terselip cerita romansanya dengan pangeran Lee Rim yang memiliki sebuah rahasia yang disembunyikan dari publik.

3. My First First Love


            Sesuai judul nya, drama korea ini menceritakan tentang cinta paling paling pertama. Menceritakan tentang kisah segitiga antar sahabat. Lima sahabat, yang semuanya berusia 20 tahun, meninggalkan rumah mereka karena alasan berbeda dan mulai hidup bersama. Kelima teman tersebut adalah Tae-O, Song-Yi, Do-Hyun , Ga-Rin dan Hoon.
            Tae-O dan Song-Yi telah berteman sejak mereka masih sangat kecil dan mereka sudah sangat akrab, dan suatu hari Tae-O merasakan perasaan lebih dari sahabat ke Song Yi. Tapi disisi lain, datang Do-Hyun. Do Hyun adalah sahabat dekat Tae-O. Ternyata Song-Yi dan Do-Hyun memiliki perasaan satu sama lain. Oh ya, My First First Love ada season 2 nya loh! Selamat drakoran chinguya!!!

Senin, 11 November 2019

Layanan Konseling Perorangan

      Layanan konseling perorangan merupakan layanan yang memungkinan peserta didik mendapatkan layanan langsung tatap muka (secara perorangan) dengan guru pembimbing untuk membahas dan mengentaskan permasalahan yang dihadapinya dan perkembangan dirinya. Tujuan layanan konseling perorangan adalah agar peserta didik dapat mengentaskan masalah yang dihadapinya. Layanan konseling perorangan berfungsi untuk pengentasan dan advokasi.


            Pelaksanaan usaha dan pengentasan siswa dapat dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah berikut:
v  Pengenalan dan pemahaman permasalahan.
v  Analisis yang tepat.
v  Aplikasi dan pemecahan permasalahan.
v  Evaluasi, baik evaluasi awal, proses ataupun evaluasi akhir.
v  Tindak lanjut.
           
            Melihat kepada teknik penyelenggaraan konseling perorangan terdapat bermacam-macam teknik konseling perorangan yang sangat ditentukan oleh permasalahan yang dialami oleh siswa. Teknik konseling perorangan yang sederhana melalui proses/tahapan-tahapan sebagai berikut:
v  Tahap pembukaan
v  Tahap penjelasan (eksplorasi)
v  Tahap pengubahan tingkah laku
v  Tahap penilaian/tindak lanjut

            Materi layanan konseling perorangan meliputi :
v  Pemahaman sikap, kebiasaan, kekuatan diri dan kelemahan, bakat, minat dan penyalurannya.
v  Pengentasan kelemahan diri dan pengembangan kekuatan diri.
v   Mengembangkan kemampuan berkomunikasi, menerima dan menyampaikan pendapat, bertingkah laku sosial, baik di rumah, sekolah maupun di masyarakat.
v   Mengembangkan sikap kebiasaan belajar yang baik, disiplin dan berlatih dan pengenalan belajar sesuai dengan kemampuan, kebiasaan dan potensi diri.